Waspada Angin Kencang !
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun
Klimatologi Banjarbaru mengimbau masyarakat Kalimantan Selatan mewaspadai
angina kencang disertai petir memasuki awal musim hujan.”Angin Kencang dan
sambaran petir berpotensi muncul memasuki awal musim hujan seperti sekarang
sehingga masyarakat harus waspada .”ujar Staf Data dan Informasi BMKG Staklim
Banjarbaru Miftahul Munir,Minggu. Menurut dia, sejak pertengahan tahun lalu
saat peralihan musim dari kemarau ke musim hujan banyak terjadi fenomena alam
dapat berupa hujan disertai petir dan angina kencang atau puting beliung. Dia
menghimbau warga menjauhi daerah terbuka seperti tanah lapang , lapangan bola
dan persawahan termasuk perairan saat hujan melanda kawasan stempat guna menghindari
hal-hal yang tak diinginkan.” Angin kencang yang bisa berubah menjadi puting
beliung biasanya terjadi pada kawasan terbuka sehingga warga jangan berada
dikawasan itu saat cuaca buruk,” Imbaunya. Ia mengatakan , tiupan angina
kencang apalagi jika berubah menjadi putting beliung mampu merusak segala benda
disekitarnya meskipun cakupan kawasan bersifat lokal atau skala kecil.
Dijelaskan , penyebab munculnya angin kencang dan puting beliung adalah
banyaknya awan cumulonimbus (CB) atau awan pembentuk hujan memasuki musim hujan
seperti sekarang.Awan pembentuk hujan itu membentuk suhu udara panas dan lembab
lalu didalamnya muncul gerakan awan yang tidak beraturan sehingga memicu
meningkatnya kecepatan angin .”Kecepatan angina cukup tinggi dan mampu merusak
benda-benda yang ada disekitarnya namun cakupan kawasan hanya pada radius 5-10
km,”ujarnya. Dikatakannya ,muncul angin putuing beliung ditandai tumbuhnya awan
cumulus yang berbentuk seperti Bunga kol berlapis-lapis menjulang tinggi dan
mempunyai batas tepi yang sangat jelas.Selanjutnya, awan itu akan berubah
menjadi gelap dan jika ranting pohon bergoyang cepat, hujan dan angina kencang
akan segera dating sehingga sebaiknya mencari tempat berlindung. Begitu tiupan
angin datang dan menyapu suatu kawasan,durasinya berlangsung singkat antara
3-10 menit ,setelah itu kecepatan angin berangsur-angsur melemah.”Jangan
berlindung di bawah pohon,jaringan kabel listrik dan baliho karena benda-benda
itu berpotensi menjadi sasaran tiupan angin kencang sehingga membahayakan,”katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar