Jumat, 30 Desember 2016

Hakikat Emosi



Hakikat Emosi

       Dari mana emosi, apakah dari pikiran atau dari tubuh? Sepertinya, tidak seorang pun dapat dapat menjawabnya dengan pasti. Ada yang megatakan tindakan dahulu (tubuh), baru muncul emosi. Ada pula yang mengatakan emosi dahulu (pikiran), baru muncul tindakan. Mana yang muncul lebih dahulu tidaklah begitu penting bagi kita sebab tindakan dan emosi pada dasarnya berkaitan erat. Kita tidak mungkin mungkin memisahkan tindakan dan emosi karena keduanya merupakan bagian dari keseluruhan.
    Meskipun demikian, ada prinsip yang dapat kita pegang, yaitu emosi akan menjadi semakin kuat apabila di beli ekspresi fisik (Wedge,1995). Misalnya apabila seseorang marah, lalu mengepalkan tinju, memaki maki, dan membentak-bentak, ia tidak mengurangi amarahnya, tetapi justru semakin marah. Sebaliknya, apabila ia menghadapi dengan cukup santai.

cara membuat martabak manis



             cara membuat martabak manis
Bahan-bahan:
·         400 gr tepung terigu serbaguna
·         3 butir telur
·         500 ml air
·         80 gr gula pasir
·         30 gr susu bubuk
·         8 gr garam
·         8 gr baking powder atau baking soda
·         Minyak sayur atau cairan margarine secukupnya
·         2 gr vanili bubuk
·         Tambahan rasa seperti susu kental manis, mesyes, keju, kacang tanah, daging asap, kismis, kacang mede dan sebagainya sesuai selera lidah masyarakat.
Cara membuat :
1.  Telur dikocok sampai lepas kemudian masukkan air sedikit demi sedikit sehingg berbuih.
2.  Lalu mencampur semua bahan kering secara merata dan masukkan ke dalam air yang berbuih tadi dengan kocokan telur. Setelah itu, kocok hingga semua bahan larut jadi satu.
3.  Masukkan vanili dan minyak sayur atau margarin yang sudah dicairkan, kemudian aduk sampai rata. Jangan lupa adonan didiamkan selama 30 menit.
4.  Setelah 30 menit, agak mulai mengembang dalam adonan tersebut, maka tuangkanlah ke dalam cetakan yang dipanaskan terlebih dahulu dan tutup sampai permukaan menjadi menggumpal dengan pori-pori kecil maupun besar.
5.  Adonan yang sudah tertuang ke cetakan diberi taburan sedikit gula pasir pada permukaannya lalu tutup kembali hingga matang berwarna kecoklatan.
6.  Kemudian martabaknya siap diangkat dan olesi dengan mentega dan taburi dengan bahan filling yang sudah disiapkan sesuai selera.
7.  Martabaknya dilipat dengan diolesi lagi bagian atasnya dengan butter dan kemudian potong-potong menjadi beberapa irisan kecil maupun sedang.

Jenis jenis komitmen dalam berwirusaha



                 Jenis jenis komitmen dalam berwirusaha

Ada beberapa jenis komitmen yang perlu dimiliki seorang wirausaha,antara lain:
1.     Komitmen terhadap diri sendiri(individual commitment)
Komitmen pada diri diri sendiri merupakan komitmen pondasi bagi komitmen komitmen yang lain. Wujud dari komitmen terhadap diri sendiri antara lain:
a.     Komitmen untuk keluar dari kemiskinan
b.    Komitmen untuk mewujudkan cita cita
c.     Komitmen untuk hidup lebih baik
d.    Komitmen untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya dan lain lain
2.     Komitmen pada keluarga(family commitment)
Komitmen dalam keluarga merupakan komitmen yang diterapkan dalam lingkungan keluarga.Seperti seorang suami yang berkomitmen untuk menjaga istri dan anak-anaknyadalam arti memberikan nafkah,kasih saying dan rasa aman.                                                                                                                                                             
3.     Komitmen pada misis bisni (business commitmen)
Komitmen terhadap visi bisnis merupakan komitmen pendamping seelah komitmen pada diri sendiri dan keluarga sehingga dengan demikian komitmen terhadap visi bisnis merupakana strategi untuk mewujudkan komitmen individu  yakni merealisasikan mimpi.
4.     Komitmen kepada orang yang mempercayai(trus bulding commitment)
Kkomitmen terhadap orang yang mempercayai merupakan sala satu hal yang dapat mewujudkan kesuksesan dalam bisnis. Komitmen kepada orang yang mempercayai akan membuat orang percaya dan bergabung dengan bisnis kita. Misalnya komitmen kepada:
a.     Investor
b.    Kolega bisnis
c.     Staf atau karyawan
d.    Mitra usaha dan lain-lain                               
5.     Komitmen kepada konsumen(commitment to customers)
Komitmen kepada konsumen merupakan komitmen terhadap mutu produk . tanpa komitmen kepada konsumen maka bisnis akan mengalami kesulitan untuk berkembang bahkan akan merugi. Hal ini karena konsumen kecewa dengan prouk kita. maka tidaklah berlebihan jika ada pepatah yang berbunyi,”Customer is not just a king but a wish king”
6.     Komitmen terhadap lingkungan(environment commitment)
Wujud dari komitmen terhadap lingkungan yakni menjaga lingkungan dengan baik sehingga kebersihan dan keseimbangan lingkungan terwuju.

Teknik Pemecahan Masalah



          Teknik Pemecahan Masalah
  Teknik-teknik pemecahan masalah dapat di lakukan dengan melihat jenis masalahnya. Berikut penjelasanya.
1.     Masalah individu
Teknik dalam pemecahan masalah sangat tergantung pada karakteristik individu yang bersangkutan. Berdasarkan pengalaman, setiap masalah pribadi yag timbul dapat di pecahkan melalui langkah langkah berikut:
a.     Berusaha memahami masalah dengan seksama,
b.    Menganalisis masalah dengan cermat,
c.     Mencari data atau fakta maupun informasi yang memperkuat pemecahan masalah,
d.    Berkonsultasi dengan orang atau lembaga yang erkompeten untuk membantu memecahkan masalah,
e.     Mengambil keputusan pemecahan masalah.
2.     Masalah kelompok
Berbeda dengan masalah individu,masalah kelompok memerlukan metode pemecahan yang melibatkan lebih dari seorang atau pemecahan dalam kelompok. Adapun teknik pemecahan masalah kelompok antara lain:
a.     Metode diskusi
Metode diskusi dipakai untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam kelompok dan harus di ambil keputusan permecahan masalah yakni dengan musyawarah atau jika tidak terjadi kesepakatan,dapat dilakukan voting.
b.    Metode pengembangan ide
Pemecahan masalah yang di ambil dengan menggunakan beberapa metode pengembangan ide antara lain:
1.     Brain storming (curah pendapat)
Merupakan teknik pemecahan masalah secara kelompok dengan memberikan kesempatan seluas luasnya kepada anggota kelompokuntuk menyampaikan pendapat secara bebas dalam membahas suatu masalah.
2.     Brain writing
3.     Synetic
Merupakan teknik pemecahan masalah dengan menekankan aktivitas spontan dari otak dan system syaraf dalam mengadakan eksplorasi an transformasi permasalahan.