Jumat, 30 Desember 2016

Hakikat Emosi



Hakikat Emosi

       Dari mana emosi, apakah dari pikiran atau dari tubuh? Sepertinya, tidak seorang pun dapat dapat menjawabnya dengan pasti. Ada yang megatakan tindakan dahulu (tubuh), baru muncul emosi. Ada pula yang mengatakan emosi dahulu (pikiran), baru muncul tindakan. Mana yang muncul lebih dahulu tidaklah begitu penting bagi kita sebab tindakan dan emosi pada dasarnya berkaitan erat. Kita tidak mungkin mungkin memisahkan tindakan dan emosi karena keduanya merupakan bagian dari keseluruhan.
    Meskipun demikian, ada prinsip yang dapat kita pegang, yaitu emosi akan menjadi semakin kuat apabila di beli ekspresi fisik (Wedge,1995). Misalnya apabila seseorang marah, lalu mengepalkan tinju, memaki maki, dan membentak-bentak, ia tidak mengurangi amarahnya, tetapi justru semakin marah. Sebaliknya, apabila ia menghadapi dengan cukup santai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar