Hakikat
Emosi
Dari mana emosi, apakah dari pikiran
atau dari tubuh? Sepertinya, tidak seorang pun dapat dapat menjawabnya dengan
pasti. Ada yang megatakan tindakan dahulu (tubuh), baru muncul emosi. Ada pula
yang mengatakan emosi dahulu (pikiran), baru muncul tindakan. Mana yang muncul
lebih dahulu tidaklah begitu penting bagi kita sebab tindakan dan emosi pada
dasarnya berkaitan erat. Kita tidak mungkin mungkin memisahkan tindakan dan
emosi karena keduanya merupakan bagian dari keseluruhan.
Meskipun demikian, ada prinsip yang dapat
kita pegang, yaitu emosi akan menjadi semakin kuat apabila di beli ekspresi
fisik (Wedge,1995). Misalnya apabila seseorang marah, lalu mengepalkan tinju,
memaki maki, dan membentak-bentak, ia tidak mengurangi amarahnya, tetapi justru
semakin marah. Sebaliknya, apabila ia menghadapi dengan cukup santai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar